Aku Juga Ada di Sini

18 Desember, 2011

Tempest Rising karya Nicole Peeler


Tempest Rising (Jane True, #1)Tempest Rising by Nicole Peeler
My rating: 2 of 5 stars

Jane True (26 tahun) ditinggal ibunya 12 tahun lalu sementara ayahnya tidak bisa beraktivitas karena mengidap penyakit jantung. Jane tinggal di kota kecil Rockabill yang punya salah satu pusaran air terbesar di dunia sebagai atraksi wisata. Setiap malam Jane berenang di pinggir pusaran air itu seperti yang dulu selalu dilakukannya bersama ibunya. Jane dijauhi orang-orang di kotanya karena dianggap mirip ibunya yang dituduh gila (pernah telanjang di tengah kota ketika ada badai) dan karena Jane adalah penyebab pacarnya tewas (Jason).


Suatu hari saat hendak berenang di tempatnya yang biasa, Jane menemukan mayat lalu mengangkatnya ke daratan. Jane kabur saja karena takut orang-orang menuduhnya yang bukan-bukan. Belakangan Jane didatangi seorang gnome (kurcaci) yang memberitahunya bahwa dirinya adalah setengah supernatural. Ibu Jane adalah selkie alias anjing laut supernatural dan itu berarti Jane juga punya kekuatan supernatural. Karena mayat itu ternyata supernatural yang sedang menyamar menjadi manusia, Jane akan diwawancarai. Penyelidik yang dikirim untuk mewawancarai Jane adalah seorang vampir seksi bernama Ryu. Jane langsung tertarik kepada Ryu.


Korban berikutnya adalah goblin lalu ditemukan pula rentetan korban setengah manusia setengah makhluk supernatural. Maka Jane dan Ryu terlibat dalam misteri kematian supernatural ini yang rupanya berakar sampai Istana (Court) yang merupakan semacam pemerintah bagi makhluk-makhluk supernatural. Sepanjang penyelidikan, hubungan mereka berkembang, termasuk hubungan seksual.


Buku ini dituturkan dari sudut pandang orang pertama. Sebenarnya penuturan Jane cukup segar dan lucu, tapi sayangnya Jane mikir mesum melulu, apalagi ketika bersama Ryu. Ketika Jane tidak bicara, aksi dalam novel ini cukup cepat dan menarik.


Bagian awalnya agak membosankan karena meliputi kehidupan sehari-hari Jane, termasuk bos Jane yang lesbian. Alur ceritanya biasa saja menariknya, bahkan terlalu banyak makhluk supernatural dihadirkan.


Jane terlalu sering mengkhayalkan seks. Juga ada adegan seks pada halaman 130-an. Masalahnya, kurang ditunjukkan perkembangan tertariknya Ryu kepada Jane. Percintaan antara Jane dan Ryu kurang bisa dipercaya.


View all my reviews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan Komentar di Sini :)